Cacat Logika yang Perlu Diwaspadai - MasterJurnal
Cari Jurnal Ilmiah? Tinggal Klik-Klik, Beres!

Cacat Logika yang Perlu Diwaspadai

Oleh Staf MasterJurnal • 11 March 2013 • Kategori: Blog

about

Dalam riset ilmiah, kita perlu tahu beberapa macam cacat logika karena logis ialah syarat mutlak sebuah penelitian. Penalaran logis akan amat membantu kita dalam merampungkan sebuah riset.

Tentu akan menjadi lucu jika riset kita ternyata dari segi penalaran saja telah cacat.

Berikut ini beberapa macam cacat logika yang perlu kita waspadai:

  • Fallacy of dramatic, yaitu generalisasi yang tergesa-gesa. Bisa disebabkan karena pengambilan sampel yang tidak cukup. Contoh cacat logika fallacy of dramatic: para teroris itu muslim. Si Bunga ialah seorang muslim. Maka bungga pasti teroris.
  • Cacat logika yang kedua dikenal dgn “penalaran melingkar“. Kesalahan ini disebabkan kita meletakkan kesimpulan ke dalam premis. Contoh cacat logika “penalaran melingkar”: si Bunga kaya karena bekerja keras dan ia bekerja keras karena kaya.
  • Cacat logika ketiga: deduksi cacat. Cacat logika ini tjd karena kita memakai suatu premis yang cacat dalam menarik sebuah kesimpulan. Contoh kesalahan logika “deduksi cacat”: si Bunga hidup dalam masyarakat yang korup. Ia akan menjadi masalah di lingkungan sosialnya.
  • Cacat logika keempat: argumen ad hominem. Kita tidak fokus pada inti persoalan, tapi menyerang sisi pribadi orang tertentu. Contoh argumen ad hominem: halaah… Kuliah saja dia tidak pernah masuk, pendapatnya pasti tidak pernah benar.
  • Post hoc ergo propter hoc: cacat logika disebabkan karena salah tafsir atas hubungan kausalitas (karena-akibat). Contoh cacat logika post hoc ergo propter hoc: obat A membuat saya mengantuk. Maka, jika mengalami sukar tidur, saya minut obat A.
  • Cacat logika “fallacy of retrospective“: menganggap benar sbb sesuatu itu baru atau menganggap benar sesuatu yg tlh dipakai sjk lama. Contoh cacat logika “fallacy of retrospective”: membeli rumah baru akan membuat rumah tangga kita jadi harmonis.
  • Cacat logika “argumentum ad verecundiam“: kesalahan penalaran yg berangkat dari pengultusan seseorang. Beranggapan bahwa apapun yang berasal sosok yang dikultuskan ialah benar yang tidak dapat diganggu gugat. Contoh cacat logika “argumentum ad verecundiam”: guru besar A mengatakan bahwa faktor X menyebabkan Y. Jadi begitulah realitasnya.
  • Cacat logika terakhir: “argumentum ad ignorantiam“. Menganggap benar karena tidak ada bukti yang mengatakan salah atau sebaliknya. Contoh kesalahan logis “argumentum ad ignorantiam”: udara itu tidak pernah ada, karena tidak ada orang yang pernah melihatnya.

Berdiskusi dan membaca buku ialah langkah kecil yang dapat kita lakukan agar terbiasa dengan berpikir secara logis dan matang.

Sekian, semoga bermanfaat!

 
Total 5473 mahasiswa telah terdaftar. Buruan Gabung!
"Cari Jurnal lebih mudah dan cepat berkat MasterJurnal.com", Simak Apa kata mereka >> Disini <<
Promo Diskon 50% sebelum 1 Januari 2015, info lengkap: Klik Disini >>>

    Customer Support

    Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional - MasterJurnalHalo! Adakah yang bisa kami bantu? :) .
    Cek dahulu halaman FAQs kami.

     
    Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional - MasterJurnal