Pendekatan dan Teknik Eksistensial dalam Psikologi Konseling - MasterJurnal
Cari Jurnal Ilmiah? Tinggal Klik-Klik, Beres!

Pendekatan dan Teknik Eksistensial dalam Psikologi Konseling

Oleh Staf • 24 October 2014 • Kategori: Blog

about

Pendekatan terapi eksistensial atau bxistential psychotherapy adalah suatu bentuk pendekatan yang berfokuskan pada kondisi manusianya itu sendiri. Corey (2007) menyebutkan bahwa pendekatan psikologi eksistensial adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mempengaruhi counselee yang mengutamakan suatu sikap dan pemahaman atas dirinya sendiri sebagai seorang manusia yang utuh. Oleh sebab itu, pendekatan eksistensial ini bukanlah suatu aliran terapi atau bukan teori tunggal yang sistematik, melainkan sebagai suatu bentuk pendekatan yang meliputi terapi-terapi yang berlainan atau berbeda, menggabungkan berbagai pendekatan berlandaskan pada konsep-konsep serta asumsi-asumsi tentang manusia.

Konsep dasar psikologi eksistensialisme adalah bagaimana manusia itu dapat eksis dalam hidupnya. Manusia pada dasarnya memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan-pilihan dalam hidupnya, memungkinkan manusia dapat berkembang secara dinamis dalam setiap kesempatan yang dimiliki. Manusia juga merupakan individu unik dalam melakukan interpretasi, persepsi, dan evaluasi atas kehidupan dunia.

Keberadaan dari manusia itu sendiri sangat subyektif, yakni sesuai dengan pandangan dirinya. Corey (2007) menyebutkan terdapat 3 konsep utama dalam pendekatan eksistensial-humanistik, yaitu:

  1. Kesadaran diri. Kesadaran diri adalah suatu bentuk kesanggupan yang dimiliki manusia dalam menyadari dirinya sendiri. Kesanggupan ini merupakan suatu kemampuan unik yang dimiliki oleh manusia yang memungkinkan untuk berfikir dan memutuskan. Lebih lanjut, Corey menjelaskan bahwa semakin tinggi atau kuat kesadaran yang dimiliki oleh seorang individu, maka akan semakin kuat dan besar kebebasan yang ada dalam diri seseorang, seperti dalam aspek kebebasan dalam memilih dan bertindak yang disertai dengan rasa tanggaung jawab.
  2. Kebebasan, tanggung jawab, dan kecemasan. Suatu bentuk kebebasan dan kesadaran yang dimiliki individu akan dapat menimbulkan kecemasan sebagai atribut dasar yang dimiliki masing-masing individu. Corey (2007) menyatakan bahwa kecemasan eksistensial diakibatkan oleh kesadaran atas keterbatasan dan adanya kemungkinan-kemungkinan yang tidak dapat terhindarkan, yakni kematian. Kesadaran atas kematian ini memiliki arti penting dalam kehidupan seorang individu, karena kesadaran tersebut akan menghadapkan seorang individu dengan kenyataan bahwa dirinya memiliki waktu yang sangat terbatas dalam proses aktualisasi potensi-potensi yang dimiliki.
  3. Penciptaan makna. Manusia adalah makhluk unik sehingga dalam kehidupannya akan selalu berusaha untuk mencari dan menemukan tujuan penting dari hidupnya, serta berusaha untuk menciptakan nilai-nilai yang di kemudian hari dapat memberi makna bagi kehidupannya. Corey juga menyebutkan bahwa menjadi seorang manusia dapat memiliki arti menghadapi kesendirian, artinya bahwa manusia memiliki kebutuhan untuk berhubungan dengan orang lain dalam suatu cara yang bermakna dikarenakan manusia merupakan makhluk yang rasional.

Sementara itu, tujuan dari konseling dengan pendekatan eksistensial-humanistik adalah untuk membantu counselee dalam mengatasi masalah-masalah ketidakjelasan arti dari makna serta tujuan hidup yang sering mengakibatkan kekosongan, kehampaaan, dan hilangnya akan gairah hidup yang sehat.

Corey (2007) menyebutkan bahwa konseling eksistensial memiliki tujuan agar counselee mengalami keberadaannya secara otentik dengan menjadi sadar atas keberadaan dan potensi-potensi yang dimilikinya serta sadar bahwa dirinya dapat membuka diri dan bertindak berdasarkan kemampuannya sendiri.

Kepustakaan:

  • Corey, Gerald. 1995. Theory and Practice of Counseling and Psychoterapy. Belmot, California : Wadsworth inc.
  • Gladding TS. (2000). Counseling: A Comprehensive Profession. New Jersey: Prentice Hall, Inc.
  • Semiun. Yustinus, OFM (2006). Kesehatan Mental 3. Yogyakarta: Kanisius.
  • Korchin, S.J. (1976). Modern Clinical Psychology: Principles of Intervention in the Clinical and Community. New York: Basic Books, Inc.

 
Total 5483 mahasiswa telah terdaftar. Buruan Gabung!
"Cari Jurnal lebih mudah dan cepat berkat MasterJurnal.com", Simak Apa kata mereka >> Disini <<
Promo Diskon 50% sebelum 1 Januari 2015, info lengkap: Klik Disini >>>

    Customer Support

    Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional - MasterJurnalHalo! Adakah yang bisa kami bantu? :) .
    Cek dahulu halaman FAQs kami.

     
    Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional - MasterJurnal