Universitas Brawijaya Dirikan Stasiun Televisi - MasterJurnal
Cari Jurnal Ilmiah? Tinggal Klik-Klik, Beres!

Universitas Brawijaya Dirikan Stasiun Televisi

Oleh Staf MasterJurnal • 1 June 2013 • Kategori: Blog

about

Malang — Universitas Brawijaya Malang mendirikan lembaga penyiaran radio dan televisi berbasis komunitas. Stasiun televisi dan radio yang diberi nama UBTV dan Radio UB itu telah mengantongi rekomendasi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Timur.

“Diluncurkan 1 Juni 2013 mendatang,” kata Ketua Jurusan Broadcasting Vokasi UB sekaligus pengelola UBTV dan Radio UB, Bambang Semedhi, Selasa, 28 Mei 2013. Seluruh biaya investasi dari kampus mencapai Rp 2-3 miliar.

Bambang yang juga dosen komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya, Malang, ini tengah merekrut mahasiswa untuk mengelola televisi dan radio komunitas tersebut. Mahasiswa jurusan komunikasi yang telah menguasai dunia pertelevisian dan radio siaran juga dilibatkan.

Nantinya, jangkauan siaran televisi dan radio Universitas Brawijaya, Malang, mencapai radius 30 kilometer. Seluruh wilayah Kota Malang, Pujon, dan Wajak, Kabupaten Malang, serta sebagian wilayah Purwosari (Pasuruan) dapat menikmati.

Bambang yang pernah menjadi Kepala Seksi Pemberitaan TVRI pusat ini pun telah menyusun program acara yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Serta menyiarkan hasil penelitian mahasiswa dan para dosen. Sejumlah profesional pertelevisian dan radio siaran di Jawa Timur juga dilibatkan.

Berbeda dengan siaran televisi waktu ini yang menggunakan frekuensi analog, UBTV menggunakan frekuensi digital. Jadi hanya dapat ditangkap pesawat televisi digital atau televisi analog yang dilengkapi dengan central box, yaitu sebuah peranti penangkap siaran digital. “Nantinya siaran televisi bermigrasi ke digital hingga akhir 2018,” katanya.

Ia meyakinkan bahwa Universitas Brawijaya menginvestasikan perangkat untuk kepentingan jangka panjang. Juga sebagai media pembelajaran mahasiswa jurusan komunikasi sesuai kemajuan teknologi dan perkembangan dunia siaran televisi dan radio.

Pertumbuhan televisi dan radio komunitas di Jawa Timur cukup tinggi. Data KPID Jawa Timur menyebutkan, jumlah radio komunitas sebanyak 250-an. Sedangkan televisi komunitas ada beberapa di Jawa Timur. “Program dan keberlangsungannya harus dijaga,” kata koordinator isi siaran KPID Jawa Timur, Maulana Arif.

Radio dan televisi komunitas, katanya, dikelola oleh perkumpulan yang berbadan hukum. Sejumlah persyaratan harus dilengkapi, misalnya dukungan 250 identitas anggota perkumpulan atau komunitas, juga mengajukan proposal beserta materi dan program siaran.

*) Tempo.co, 28 Mei 2013

 
Total 5483 mahasiswa telah terdaftar. Buruan Gabung!
"Cari Jurnal lebih mudah dan cepat berkat MasterJurnal.com", Simak Apa kata mereka >> Disini <<
Promo Diskon 50% sebelum 1 Januari 2015, info lengkap: Klik Disini >>>

    Customer Support

    Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional - MasterJurnalHalo! Adakah yang bisa kami bantu? :) .
    Cek dahulu halaman FAQs kami.

     
    Download Jurnal Ilmiah Lokal & Internasional - MasterJurnal